by Centre for Gender, Sexuality, and Human Rights (GSHR) | Feb 14, 2022 | Gender
Toxic masculinity is a product of oppressive and toxic traditional gender roles. It is when men are expected to conform to inhumane and unrealistic standards of ‘masculinity’—dominant, tough, aggressive, strong, unemotional, etc. Male sexual assault is closely linked...
by Centre for Gender, Sexuality, and Human Rights (GSHR) | Feb 17, 2021 | Minutes
Moderator (M): Presiden Joko Widodo mengesahkan Peraturan Pemerintah No. 70 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimia, Pemasangan Alat Pendeteksi Elektronik, Rehabilitasi, dan Pengumuman Identitas Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak. Peraturan...
by Centre for Gender, Sexuality, and Human Rights (GSHR) | Feb 7, 2021 | Gender
Tidak dapat dielak, masyarakat Indonesia memiliki kedekatan yang kuat dengan tradisi adat. Sesungguhnya, adat adalah tata cara yang didasari pada nilai dan kaidah sosial. Aturan adat tersebut kemudian menjadi sebuah kebiasaan atau tradisi yang sesuai dengan sistem...
by Centre for Gender, Sexuality, and Human Rights (GSHR) | May 17, 2020 | Gender
Awal April lalu, seorang transpuan bernama Mira di Cilincing dilaporkan tewas setelah dianiaya dan dibakar hidup-hidup oleh massa atas tuduhan yang tidak terbukti. Ketika kasus ini dibawa ke aparat, pembakaran yang dilakukan massa malah dinyatakan tidak disengaja dan...
by Centre for Gender, Sexuality, and Human Rights (GSHR) | May 16, 2020 | Gender
Peran Gender Peran gender atau seks merupakan seperangkat perilaku, sikap, perasaan, dan persepsi yang umumnya lebih diasosiasikan dengan satu jenis kelamin dari yang lain. Dalam kata lain, ia merupakan ekspektasi masyarakat terhadap seseorang berdasarkan gender atau...