by Centre for Gender, Sexuality, and Human Rights (GSHR) | Jun 9, 2026 | Gender, Op-ed, Sexuality
Beberapa waktu lalu, GSHR menjaring jajak pendapat untuk mengeksplorasi pengalaman yang dimiliki setiap orang terkait tubuhnya melalui pengisian formulir. Formulir tersebut memuat pertanyaan-pertanyaan mengenai bagaimana seseorang memaknai tubuhnya, nilai apa saja...
by Centre for Gender, Sexuality, and Human Rights (GSHR) | Jun 3, 2026 | Gender, Op-ed
Konstruksi sosial mengenai gender masih berlangsung di tengah kehidupan sosial yang kompleks. Meskipun berbagai gerakan perempuan terus menyuarakan perubahan menuju kesetaraan gender, persoalan kerja ganda yang dialami perempuan akibat konstruksi gender masih terus...
by Centre for Gender, Sexuality, and Human Rights (GSHR) | May 28, 2026 | Gender, Op-ed
Hanya sehari sebelum Universitas Paramadina mengeluarkan pernyataan resmi terkait skandal etik salah satu pejabat program studinya pada akhir April lalu, saya masih membicarakan kebanggaan saya terhadap almamater ini kepada seorang kawan. Saya bercerita betapa...
by Centre for Gender, Sexuality, and Human Rights (GSHR) | May 2, 2026 | Climate, Gender, Human Rights, Op-ed
Fourteen people from Sagea, North Maluku, are facing criminalisation for protesting mining activities conducted by PT Mining Abadi Indonesia (MAI) in February 2026 (Suprayogi, 2026). The mining industry is trying to mine the karst environment in Yonelo Well, even...
by Centre for Gender, Sexuality, and Human Rights (GSHR) | Apr 10, 2026 | Gender, Op-ed
Perjuangan melawan patriarki sering dipahami sebagai proses panjang yang belum pernah benar-benar selesai. Dalam beberapa dekade terakhir, gerakan perempuan di berbagai belahan dunia telah mendorong banyak kemajuan, mulai dari perubahan kebijakan publik hingga...
by Centre for Gender, Sexuality, and Human Rights (GSHR) | Nov 8, 2025 | Climate, Gender, Human Rights
Beberapa waktu lalu, berbagai media menyoroti kerusakan lingkungan di Raja Ampat akibat aktivitas pertambangan nikel. Namun, di balik ramainya pemberitaan seputar pariwisata dan lingkungan, dampak sosial terhadap masyarakat adat dan perempuan sering kali luput dari...
by Centre for Gender, Sexuality, and Human Rights (GSHR) | Aug 6, 2025 | Climate, Gender
At just 13 years old, Ntoya Sande was forced into marriage due to her family’s food insecurity. Ntoya’s parents originally had a small plot of land, but floods wiped out their harvest. Despite her attempts to negotiate and express her lack of readiness, her parents...
by Centre for Gender, Sexuality, and Human Rights (GSHR) | Nov 10, 2022 | Gender
Fenomena dan Definisi KDRT Beberapa waktu belakangan masyarakat Indonesia dikejutkan dengan kasus kekerasan yang dilakukan oleh Rizky Billar pada istrinya Lesti Kejora. Korban dan terlapor merupakan suami istri, terlapor ketahuan selingkuh yang berujung penahanan...
by Centre for Gender, Sexuality, and Human Rights (GSHR) | Feb 14, 2022 | Gender
Toxic masculinity is a product of oppressive and toxic traditional gender roles. It is when men are expected to conform to inhumane and unrealistic standards of ‘masculinity’—dominant, tough, aggressive, strong, unemotional, etc. Male sexual assault is closely linked...