by Centre for Gender, Sexuality, and Human Rights (GSHR) | Nov 8, 2025 | Climate, Gender, Human Rights
Beberapa waktu lalu, berbagai media menyoroti kerusakan lingkungan di Raja Ampat akibat aktivitas pertambangan nikel. Namun, di balik ramainya pemberitaan seputar pariwisata dan lingkungan, dampak sosial terhadap masyarakat adat dan perempuan sering kali luput dari...
by Centre for Gender, Sexuality, and Human Rights (GSHR) | Aug 6, 2025 | Climate, Gender
At just 13 years old, Ntoya Sande was forced into marriage due to her family’s food insecurity. Ntoya’s parents originally had a small plot of land, but floods wiped out their harvest. Despite her attempts to negotiate and express her lack of readiness, her parents...
by Centre for Gender, Sexuality, and Human Rights (GSHR) | Nov 10, 2022 | Gender
Fenomena dan Definisi KDRT Beberapa waktu belakangan masyarakat Indonesia dikejutkan dengan kasus kekerasan yang dilakukan oleh Rizky Billar pada istrinya Lesti Kejora. Korban dan terlapor merupakan suami istri, terlapor ketahuan selingkuh yang berujung penahanan...
by Centre for Gender, Sexuality, and Human Rights (GSHR) | Feb 14, 2022 | Gender
Toxic masculinity is a product of oppressive and toxic traditional gender roles. It is when men are expected to conform to inhumane and unrealistic standards of ‘masculinity’—dominant, tough, aggressive, strong, unemotional, etc. Male sexual assault is closely linked...
by Centre for Gender, Sexuality, and Human Rights (GSHR) | Feb 17, 2021 | Minutes
Moderator (M): Presiden Joko Widodo mengesahkan Peraturan Pemerintah No. 70 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimia, Pemasangan Alat Pendeteksi Elektronik, Rehabilitasi, dan Pengumuman Identitas Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak. Peraturan...