• About Us
    • Manifesto
    • Team
    • Contact Us
  • Programmes
    • NONGKI
    • Women’s March Bali
    • Training
    • 16 Film Festival Bali
  • Articles
  • Events
  • Library
  • Contribute
    • Write for Us
    • Become a Volunteer
    • Donate
    • Donate Books
  • About Us
    • Manifesto
    • Team
    • Contact Us
  • Programmes
    • NONGKI
    • Women’s March Bali
    • Training
    • 16 Film Festival Bali
  • Articles
  • Events
  • Library
  • Contribute
    • Write for Us
    • Become a Volunteer
    • Donate
    • Donate Books
Apakah Tubuhku Memang Milikku?

Apakah Tubuhku Memang Milikku?

by Centre for Gender, Sexuality, and Human Rights (GSHR) | Jun 9, 2026 | Gender, Op-ed, Sexuality

Beberapa waktu lalu, GSHR menjaring jajak pendapat untuk mengeksplorasi pengalaman yang dimiliki setiap orang terkait tubuhnya melalui pengisian formulir. Formulir tersebut memuat pertanyaan-pertanyaan mengenai bagaimana seseorang memaknai tubuhnya, nilai apa saja...
Assalamualaikum: behind the hidden street harassment and the abused Islamic greeting

Assalamualaikum: behind the hidden street harassment and the abused Islamic greeting

by Centre for Gender, Sexuality, and Human Rights (GSHR) | Mar 21, 2020 | Sexuality

Expression of piety in Indonesia, the world’s largest Muslim population, has been gaining immense popularity in recent decades. The rise of religious expression is notably reflected in the mainstreaming of hijab (interchangeably called as jilbab or kerudung), the...
Menengok Inul Daratista, Melihat Via Vallen Berkoplo: Tubuh Perempuan dan Budaya Populer di Indonesia

Menengok Inul Daratista, Melihat Via Vallen Berkoplo: Tubuh Perempuan dan Budaya Populer di Indonesia

by Centre for Gender, Sexuality, and Human Rights (GSHR) | Jan 14, 2019 | Sexuality

Perempuan muda bernyanyi dengan penuh percaya diri di atas panggung megah dalam acara ulang tahun salah satu televisi swasta besar di Indonesia. Tabuhan kendang khas dangdut koplo dipasangkan dengan aransemen musik orkestra dan panggung dipenuhi oleh penari latar....
Female Genital Mutilation di Indonesia: Ritual Tradisional dan Perampasan Hak Otoritas Tubuh Perempuan

Female Genital Mutilation di Indonesia: Ritual Tradisional dan Perampasan Hak Otoritas Tubuh Perempuan

by Centre for Gender, Sexuality, and Human Rights (GSHR) | Dec 25, 2017 | Sexuality

“Saya menyunatkan anak (perempuan) saya pada umur tujuh tahun karena perintah agama dan adat. Karena saya orang Makassar, semua (perempuan) harus disunat,” kata Amang, seorang ibu rumah tangga dalam film dokumenter yang diproduksi oleh Yayasan Kalyanamitra bekerja...

How will you help shift
the narrative?

Collaborate with us
  • Follow
  • Follow
  • Follow

© 2017-2026 Centre for Gender, Sexuality, and Human Rights. All rights reserved.